Menerima Perkara Kecil

Menerima Perkara Kecil

Menerima Perkara Kecil

Ada sebuah cerita tentang seorang pemburu yang berangkat ke hutan untuk berburu rusa. Saat ia menunggu di balik pohon, lewatlah seekor kancil tepat di depannya. Namun ia membiarkan saja padahal sangat mudah baginya untuk menangkap kancil itu. Kemudian tidak berapa lama lewatlah kijang dan ia pun membiarkannya berlalu. Akhirnya ia tertidur setelah lama menunggu. Dan ketika hari sudah sore, lewatlah rusa yang ditunggu. Rusa itu hampir menginjaknya dan ia terbangun kaget dan berteriak. Rusa pun kaget dan melarikan diri sebelum sang pemburu menombaknya. Akhirnya ia pulang tanpa membawa apa-apa.

Saat kita menaruh harapan yang besar pada Tuhan, usaha yang kita berikan juga harus besar. Tidak hanya melalui kesempatan yang besar tetapi dapat juga melalui kesempatan-kesempatan kecil yang selalu datang. Apapun yang Tuhan percayakan kepada kita untuk dikerjakan saat ini, kerjakanlah dengan segenap hati seakan-seakan semuanya kita kerjakan untuk Tuhan. Mungkin pekerjaan dan kebaikan yang kita lakukan kelihatan kecil dan tidak berarti di mata manusia. Namun melalui perkara kecil itulah Tuhan ingin melihat apakah kita setia dan masih mau melakukan yang terbaik.

Tanggung jawab yang besar akan diberikan pada kita jika kita sudah mampu memikul beban dengan tanggung jawab yang tidak terlalu besar. Seperti sedang menaiki tangga, kita harus melewati satu persatu anak tangga untuk bisa sampai ke anak tangga yang lebih tinggi. Terimalah perkara kecil dan setialah mengerjakannya. Tuhan selalu memperhatikan, Ia menilai kesetiaan dan kerja keras kita, dan akan mempercayakan perkara yang besar dengan berkat yang lebih besar pada saatnya nanti.

Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Lukas 16:10

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , , ,

You might also likeclose