Memperbaiki Kualitas Hati

Seorang raja baru saja pulang berperang. Para pelayan mempersiapkan berbagai macam minuman. Di meja berjejer cangkir-cangkir yang sangat indah. Raja melihat cangkir-cangkir itu dan melewatinya, sampai akhirnya mengambil cangkir lusuh milik salah satu pelayan dan meneguk air di dalamnya.

Rupanya cangkir-cangkir yang indah itu hanyalah cangkir kosong, pelayan belum menuangkan minuman ke dalamnya. Dan bagi raja yang kehausan, raja tidak akan mencari cangkir namun airnya. Wadah tidak lebih penting dari isinya.

Manusia kerap sibuk memoles tampilan fisik tanpa memperbaiki kelakuannya. Martabat seseorang bukan terletak pada parasnya, pakaiannya atau aksesoris yang dipakai. Martabat itu terletak di dalam hati. Bila hati kita baik, maka apa yang keluar adalah kebaikan. Namun bila hati kita buruk, serapi apapun kita memoles fisik, maka yang tercermin tetaplah keburukan.

Perbaikilah kualitas hatimu, sebab bukan apa yang melekat pada fisikmu yang Tuhan cari, melainkan seberapa baik hatimu.

Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.

Lukas 21:34

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , ,

You might also likeclose