Melihat Kehidupan

Melihat Kehidupan

Melihat Kehidupan

Di dalam sebuah kelas, ibu guru meletakkan sebuah gelas berisi air di atas meja. Murid-murid disuruh mengamati gelas berisi air. Ibu guru pun bertanya, “Apa yang kalian lihat di atas meja ini?”

Seorang murid mengatakan, “Gelasnya setengah kosong bu, airnya tidak penuh maka akan kurang jika saya yang meminumnya.”

Lalu ada seorang murid lagi mengatakan, “Gelasnya terisi air setengah penuh bu, menurut saya lebih baik untuk mengurangi rasa haus dari pada tidak ada air sama sekali.”

Dari jawaban kedua murid di atas terlihat perbedaan cara berpikir. Murid yang pertama memandang gelas itu dari sisi negatif, sedangkan murid kedua memandang dari sisi positif dan lebih menyenangkan untuk didengar.

Kehidupan kita adalah kesaksian yang terbuka yang dapat dilihat, didengar dan dirasakan oleh orang lain. Saat kite melihat kehidupan ini secara negatif, maka hal-hal negatiflah yang akan mendatangi kehidupan kita. Namun saat kita melihatnya dengan pikiran positif dan disertai dengan ucapan syukur, maka kehidupan kita akan menjadi berkat bagi sesama.

Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia.

Mazmur 107:31

Bagikan Artikel Ini :

Tags: ,

You might also likeclose