Lebih Bahagiakah Bila Bercerai?

Bercerai

Bercerai

Penyebab perceraian yang sering dijumpai adalah ketika salah satu pasangan berselingkuh. Belum lagi ketika banyak orang yang menghasut bahkan menyebarkan fitnah maka akan mempengaruhi seseorang untuk segera berpisah dengan pasangannya.

Apa penyebab seseorang berselingkuh?

Sebagian orang mengaku bahwa mereka tidak bahagia dengan pasangannya. Mereka merasa tidak cocok. Bila itu alasannya, mengapa dulu memutuskan untuk menikah? Hidup berumah tangga itu tidak untuk mencari perbedaan namun untuk bisa saling melengkapi dan berbesar hati menerima perbedaan. Tuhan menciptakan manusia dengan karekter yang berbeda-beda. Bila tidak bisa bersabar menghadapi pasangan, maka itu sama halnya gagal menempatkan kasih.

Jika alasannya adalah pasangan terlalu sibuk dengan pekerjaan, maka dibutuhkan komunikasi yang lebih baik. Selain bersabar untuk tetep mengerti, maka juga harus sadar diri bahwa keluarga tidak hanya membutuhkan kehadiran fisik namun juga hati. Boleh menjadi manusia yang super sibuk, tapi jangan pernah lupakan keluarga sebab jabatan dan harta bukanlah jaminan kebahagiaan.

Bahagiakah setelah bercerai?

Ketika keputusan untuk bercerai itu diambil, apakah itu bisa membuat seseorang lebih bahagia? Tidak. Apapun alasannya, Tuhan tidak pernah menghendaki perceraian bila bukan terpisahkan oleh maut. Perceraian akan melukai hati anak-anak juga keluarga.

Doakan senantiasa keluarga kita agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Doakan pasangan setiap hari, sebab hanya doa yang dapat menyertai dan membentengi mata, hati dan pikiran pasangan kita di manapun dia berada.

Tags:

No comments yet.

Leave a Reply

You might also likeclose