Ketika Kita Mengabaikan Tuhan

Ketika Kita Mengabaikan Tuhan

Ketika Kita Mengabaikan Tuhan

Papa menaiki loteng untuk memperbaiki atap rumah yang bocor. Begitu sampai di atas, rupanya papa melupakan peralatan yang digunakan untuk memperbaiki atap. Papa kemudian berteriak meminta tolong pada Mei untuk mengambilnya. Tapi Mei sedang asyik dengan gadgetnya sehingga tidak mendengar papa. Terpaksa papa melemparkan sebuah kerikil dan tepat mengenai kepala Mei. Mei pun menoleh dan protes kepada papanya sebelum akhirnya mengerti bahwa papa membutuhkan bantuannya.

Kita terkadang bertingkah seperti Mei. Kita sibuk dengan pekerjaan kita di dunia sehingga kita mengabaikan Tuhan. Tuhan ingin sekali agar kita lebih mengenal rancangannya namun kita semakin hidup menjauh dari-Nya.

Akhirnya Tuhan melemparkan “kerikil” kepada kita. Kerikil itu adalah masalah yang terkadang membuat kita tak berdaya sampai akhirnya teringat untuk meminta pertolongan kepada Tuhan. Banyak orang yang memandang masalah sebagai tanda bahwa Tuhan tak menyayangi kita, padahal sesungguhnya masalah Tuhan gunakan sebagai pengingat akan keberadaan-Nya.

Segala ujung bumi akan mengingatnya dan berbalik kepada TUHAN; dan segala kaum dari bangsa-bangsa akan sujud menyembah di hadapan-Nya.

Mazmur 22:28

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , ,

You might also likeclose