Ketika Keinginan Manusia Berebeda dengan Kehendak Tuhan

Setiap orang pasti memiliki keinginan. Sering kita merasa ingin melakukan atau memiliki sesuatu yang menurut kita menarik. Begitu juga dengan Tuhan Yesus. Ia memiliki keinginan tersendiri atas hidup kita.

Keinginan manusia sering kali bertentangan dengan kehendak Tuhan. Saat kita memiliki keinginan, hal pertama yang harus kita lakukan adalah bertanya pada Tuhan melalui doa apakah keinginan kita seturut dengan kehendak-Nya atau tidak. Tunggulah jawaban Tuhan dan jangan terburu-buru. Jika Tuhan menjawab tidak, maka janganlah kita memaksakan untuk memenuhi keinginan tersebut.

Memaksakan kehendak sendiri dapat membuat kita menjadi buta. Ketika seseorang hanya mengutamakan kehendaknya sendiri, dia hanya akan berpikir bagaimana caranya memenuhi keinginannya, sehingga orang itu akan menjadi lupa jika Tuhan juga memiliki kehendak atas dirinya. Saat keinginannya tidak terwujud, orang itu akan menyalahkan Tuhan karena Dia dipandang sebagai pihak yang dapat diatur sesuai keinginan. Apakah kita termasuk sebagai orang yang demikian?

Ketika hasrat untuk memiliki sesuatu mulai muncul dalam hati kita, ada baiknya kita mengendalikannya. Bukannya kita dikendalikan oleh keinginan sendiri. Pada akhirnya, mengumbar semua keinginan dapat membuat celaka diri sendiri. Jangan sia-siakan hidup hanya untuk mengejar hasrat memiliki sesuatu. Percayakan keingininan kita kepada-Nya, karena Tuhan jauh lebih paham apa yang kita butuhkan bukan yang sekedar kita inginkan.

Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

1 Yohanes 2:17

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , , ,

You might also likeclose