Ketidakmampuan untuk Mencintai

Ada seorang laki-laki yang merasa tidak mampu mencintai istrinya dengan tulus. Padahal mereka telah menikah cukup lama, namun rasa cinta itu tidak pernah bertumbuh. Semakin lama semakin memudar. Dan sekarang istrinya ditinggalkan begitu saja.

Laki-laki itu merasa bahwa dirinya tidak bisa meninggalkan perselingkuhan, dia juga merasa bahwa tidak mampu menafkahi dan memenuhi segala kebutuhan anak juga istrinya. Ia mengaku memiliki banyak kekurangan sehingga tidak layak untuk istrinya.

Sesungguhnya laki-laki itu tak mau bertobat. Ia lebih memilih untuk menyenangkan dirinya sendiri dan meninggalkan keluarganya. Sesungguhnya, Tuhan telah menyediakan berkat setelah pernikahan. Saat pasangan suami istri mampu menjaga hubungan mereka di atas dasar takut akan Tuhan, di sanalah berkat akan tercurah.

Jangan pernah meninggalkan istri/suami dengan alasan apapun kecuali maut. Menikah itu seperti mengendarai sebuah perahu, dinahkodai dua orang. Diperlukan kebersamaan, saling membantu, saling menguatkan, saling menjaga untuk bisa sampai ketujuan yang dijanjikan Allah.

Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.

Kolose 3:7

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , ,

You might also likeclose