Kerja Keras Mengalahkan Bakat

Di dalam gubuk, ada dua orang pemuda yang sedng berbincang yaitu si berbakat dan si pencari kayu. Si berbakat memang mempunyai kemampuan untuk membuat patung dan memiliki mimpi yang tinggi, semantara si pencari kayu setiap hari hanya memungut kayu untuk dijual kembali.

Sembari beristirahat dari mencari kayu, si pencari kayu mengamati ranting-ranting pohon yang ada di dalam karungnya. Ia mulai mengambil dan menganyamnya. Perlahan namun pasti, dari anyaman biasa hingga menjadi hiasan mewah yang kini mengubah hidupnya sebagai penguhasa sukses.

Sedangkan si berbakat masih saja menggenggam mimpinya dengan terus bercerita di dalam gubuk. Ia begitu malas. Meskipun memiliki keahlian, ia tidak mau mencoba dan berusaha. Rupanya bakat yang ia miliki tidak bisa mengantarnya pada kesuksesan tanpa kerja keras.

Banyak orang yang memiliki mimpi setinggi langit namun hanya sedikit yang mampu meraihnya. Kuncinya terletak pada kerja keras. Seseorang yang mau membajak ladangnya akan menuai hasilnya, namun pemalas hanya akan memakan angan-angan. Percuma kita memiliki bakar jika kita malas bekerja.

Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan.

Amsal 13:4

Bagikan Artikel:

Tags: , ,


youtube

youtube

youtube

youtube



youtube
facebook
twitter

Motivasi Terkini
Jesus
You might also likeclose