Keadilan Tuhan

Keadilan Tuhan

Keadilan Tuhan

Dalam Mazmur 73, Mazmur Asaf, ia menceritakan tentang kecemburuannya pada ketidakadilan yang terjadi. Ia melihat keberuntungan yang datang pada orang-orang jahat, mereka tidak menanggung susah, tidak ditimpa kemalangan seperti orang lain, hidup mereka tenang meskipun mereka bersikap sombong dan menindas. Dan dalam keputusasaannya, penulis bahkan mengatakan percuma saja menjaga hati yang bersih, tidak ada gunanya menjauhi dosa, sebab sepanjang hari ditimpa kemalangan dan disiksa.

Namun Asaf akhirnya menyadari, ketika mendekat pada Tuhan kita akan mengerti kesudahan orang jahat. Keadilan Tuhan nyata atas semua orang. Orang yang meninggalkan jalan Tuhan akan direndahkan dan mereka yang memegang keadilan-Nya akan diangkat dengan kehormatan. Saat kita melihat dari sudut pandang Tuhan, kita akan mengerti maksud Tuhan yang sebenarnya. Tuhan memberi kita kesempatan untuk memilih apa yang akan kita tabur. Dan Ia menyiapkan tuaian yang sesuai dengan itu. Tidak akan dibiarkan-Nya orang benar menerima ketidakadilan.

Saat kita yang menyaksikan dan bahkan menerima ketidakadilan di dalam hidup, janganlah cemburu pada mereka yang berbelok dari jalan Tuhan. Keadilan Tuhan akan nyata pada waktunya. Seperti yang tertulis dalam Pengkhotbah 3:17, “Allah akan mengadili baik orang yang benar maupun yang tidak adil, karena untuk segala hal dan segala pekerjaan ada waktunya.” Tetaplah setia dan jangan gentar, lakukanlah segala pekerjaan dengan penuh sukacita dan peganglah keadilan.

Semata-mata keadilan, itulah yang harus kaukejar, supaya engkau hidup dan memiliki negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Ulangan 16:20

Tags: , , ,

You might also likeclose