Istri yang Saleh, Suami Dipulihkan

Istri yang Saleh

Istri yang Saleh

Tante saya orangnya sangat sabar sekali. Saya pun sampai terharu melihat kegigihannya berdoa dan berjuang untuk pertobatan suaminya. Kadang kami pun sekeluarga tidak bisa berkata-kata dan hanya bisa ikut mendoakan. Om saya ini memiliki sifat yang buruk, sebelum bertobat ia sangat tidak perduli bagaimana sakitnya tante saya dan anak-anaknya setiap hari harus melihat kelakuannya yang bahkan sudah terjadi selama bertahun-tahun.

Om saya ini pemabuk, (maaf) suka main perempuan, dan bahkan menjual obat-obat terlarang. Tidak ada satupun dari apa yang dia perbuat, yang bisa dibanggakan. Tante saya hanya berdoa dan selalu berdoa. Sangat mustahil bahwa om saya bisa berubah karena memang tidak ada sama sekali keinginannya untuk bertobat. Hingga suatu hari dia jatuh sakit dan seluruh badannya berwarna kuning, dia pun segera dibawa ke dokter dan ternyata diagnosa dokter dia terkena tumor pankreas. Bahkan kata dokter hidupnya hanya 5 bulan lagi.

Mendengar ini, om saya betul-betul takut dan tiap hari berdoa memohon kesembuhan Tuhan. Dia menyesali perbuatannya selama ini. Dan dia berjanji setelah Tuhan menyembuhkannya nanti, dia mau memakai sisa hidupnya untuk melayani Tuhan. Dan Tuhan menjawab doanya juga doa istrinya untuk kesembuhan. Setelah dioperasi, om saya sembuh dari tumor pankreasnya yang sudah lama menggerogoti tubuhnya.

Betapa dahsyat Tuhan Yesus itu! Percayalah, meskipun kelihatannya buruk, tapi itulah jalan Tuhan yang mendatangkan kebaikan, bahkan menjawab doa tante saya yang bertahun-tahun menderita. Tuhan juga mendengar doamu. Tetaplah hidup kudus dan berkenan pada-Nya karena Ia peduli.

Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya, jika mereka melihat, bagaimana murni dan salehnya hidup isteri mereka itu.  (1Petrus 3:1-2)

Bagikan Artikel Ini :

Tags: ,

You might also likeclose