Iman yang Sombong

Ada sebuah telur yang terjatuh tepat di kandang ayam. Ketika telur itu menetas, munculnya seekor anak burung. Karena tampak lemah, anak-anak ayam mengejeknya. Beberapa tahun kemudian, desa tersebut dilanda banjir, semua ayam berlarian menyelamatkan diri namun banjir lebih dulu menenggelamkannya. Sedangkan anak burung yang selalu dihina karena kelemahannya, mampu mengepakkan sayap dan terbang tinggi. Rupanya kesombongan para anak ayam tak mampu menyelamatkan hidup mereka.

Sebagai orang Kristen, kita kerap menyombongkan diri. Kita merasa bahwa kehidupan rohani kita jauh lebih baik dari orang lain, seolah-olah iman kita lebih tinggi dari mereka. Kita meremehkan iman orang lain, menyangka kita sudah berdiri teguh. Dan kadang kita seperti orang kuat  yang tidak mempedulikan  nurani orang yang lemah. Sebenarnya dalam keadaan itulah kita rawan untuk jatuh.

Kadang kita juga merasa menjadi kuat mempertahankan iman sehingga mulai berani bermain dengan dosa. Kita merasa tak akan tergoda jika bergaul dengan pemabuk, penjudi, atau orang-orang yang suka korupsi. Iman seperti ini adalah iman yang sombong yang pada akhirnya membuat kita tidak menyandarkan diri pada Roh Kudus. Orang-orang seperti inilah yang akan terjatuh pada akhirnya.

Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri,  hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!

1 Korintus 10:12

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , , ,

You might also likeclose