Hidupmu di Tangan-Ku

Ketika hendak membuat periuk, tanah liat itu diletakkan di atas sebuah alat pemutar. Tanah liat diremas-remas bahkan dipukul-pukul agar lebih padat. Ketika alat mulai diputar, tukang periuk mulai membentuk tanah liat. Dibuatnya lobang, diliukkan, bahkan terkadang dibuang bagian-bagian yang kurang baik.

Demikianlah hidup kita di tangan Tuhan, seperti tanah liat di tangan tukang periuk. Kita harus mampu melalui setiap prosesnya. Dilukai orang lain, dikecewakan, bahkan mengalami kegagalan berkali-kali, itulah proses Tuhan. Ia membuat kita lebih sabar, lebih kuat. Dan Tuhan juga membuang hal-hal tidak baik melalui kegagalan. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku (Yeremia 18:6b).

Bagikan Artikel:

Tags:


youtube

Motivasi Terkini
Jesus
You might also likeclose