Hidupmu adalah Pancaran Hatimu

Pancaran Hati

Pancaran Hati

Kita mungkin memiliki pengalaman ketika membeli makanan dalam kemasan namun isinya tidak sama dengan gambar di kemasannya. Tentu saja kecewa, karena yang menjadi pedoman saat kita membeli pertama kali adalah gambar pada kemasan. Coba kita perhatikan kemasan makanan yang hampir semuanya akan menampilkan bagaimana bentuk dan warna isinya, walaupun sebagian tidak sama persis dengan aslinya, namun sudah memberi gambaran tentang bagaimana isi dari produk tersebut.

Seperti itu jugalah dengan hidup yang kita jalani. Hidup yang kita tunjukkan kepada orang lain, setiap tindakan yang kita lakukan adalah pancaran hati kita. Apa yang tampak di dalam hidup kita sehari-hari adalah apa yang mengisi hati kita. Contoh kecilnya adalah ketika mood kita sedang buruk, kita akan terlihat kurang bersemangat menjalani aktivitas, begitu juga dengan sikap kita pada orang lain akan terlihat kurang menyenangkan. Dimulai dari hati dan pikiran kita maka akan tampak bagaimana hidup kita.

Memang apa yang ada di dalam hati tidak semua dapat dilihat dan disimpulkan hanya dengan melihat kehidupan seseorang. Namun perlahan-lahan, apa yang muncul di dalam hati dan pikiran kita, akan muncul menjadi kata-kata kita. Kata-kata itu akan menjadi tindakan, tindakan akan menjadi kebiasaan, dan kebiasaan itu akan membentuk hidup kita. Jika kita ingin membentuk hidup yang baik maka mulailah dari hati dan pikiran kita. Berilah hati kita pada Allah untuk dibentuk sesuai kehendak-Nya, menjadi hati yang semakin baik dan bersih. Hendaklah kita selalu mengisi hati dengan hal-hal positif agar hidup kita juga memancarkan hal yang demikian.

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Amsal 4:23

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , , ,

You might also likeclose