Hidup di Balik Salib-Nya

Di Balik Salib-Nya

Di Balik Salib-Nya

Manusia terkadang semakin diberkati, maka semakin sombong. Seperti peribahasa, kacang yang lupa kulitnya. Kita harus belajar bagaimana cara untuk selalu mengingat segala kebaikan Tuhan melalui ucapan syukur meski dalam keadaan tersulit pun. Jangan sampai kita menjadi manusia yang hanya mau menerima kebaikan Tuhan lalu melupakannya begitu saja.

Tahun-tahun yang kita jalani pasti akan semakin sulit, terlebih kebutuhan ekonomi yang meningkat. Ada begitu banyak tuntutan hidup yang harus kita penuhi. Saat kita merasa berbeban berat, kita datang kepada Tuhan, namun saat beban itu sirna kita kembali pada kehidupan kita yang semula.

Jangan hidup hanya dengan menuntut kebaikan Tuhan, namun hiduplah di balik salib-Nya. Yaitu hidup di mana kita mau selalu memikul salib dan menaruh pengharapan pada Tuhan. Selama kita hidup dalam naungan Tuhan, maka orang lain akan melihat kemuliaan Tuhan terpancar dalam hidup kita.

Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.

Yohanes 3:30

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , , ,

You might also likeclose