Hati yang Mengampuni, Hidup Diberkati

Hati yang Mengampuni

Hati yang Mengampuni

Salah seorang teman saya waktu itu belum memiliki apa-apa, dia sangat dianggap rendah oleh keluarganya. Bahkan untuk dilihat saja enggan, sepertinya sangat tidak diharapkan keberadaannya. Dia sempat merasa marah, benci sama orang-orang yang sudah menghina dan mencacinya. Dia juga benci kepada Tuhan karena tidak kunjung memberkatinya.

Tetapi istrinya selalu memberi semangat dan doa agar setia terhadap pekerjaan suaminya, meskipun gajinya kecil tapi masih bisa untuk menghidupi keluarga kecilnya. Akhirnya setelah bertahun-tahun dia pun belajar untuk memaafkan orang-orang yang menghinanya dan terus berjuang serta bekerja dengan giat. Dia pun dipromosikan, diangkat menjadi atasan dan bahkan semakin hari semakin sukses. Sampai suatu saat dia tidak sengaja bertemu dengan keluarganya yang dulu menghinanya tapi hidupnya kini lebih buruk darinya, tapi karena dia sudah mengampuni maka tidak ada rasa ingin membalas dendam, malahan dia memeluk dan mengajak mereka makan bersama.

Hidup memang tak selalu mulus namun hendaklah kita memiliki hati yang tulus untuk mengasihi. Jika sedang berada dalam pencobaan, jangan putus asa. Karena Tuhanlah yang menguji hati dan memberkati kita semua.

dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. (1Petrus 3:9)

Bagikan Artikel Ini :

Tags: ,

You might also likeclose