Doa yang Menyakitkan

Doa yang Menyakitkan

Doa yang Menyakitkan

Seperti apa doa yang menyakitkan tersebut? Ada sebuah ilustrasi yang akan menjelaskan tentang doa yang menyakitkan. Waktu itu ada seorang anak kecil yang begitu bangga dengan sepeda barunya, karena terlalu bersemangat mengayuh, anak itu tidak memperhatikan jalan yang berlobang sehingga terjatuh dan kakinya terluka. Kebetulan anak itu terjatuh di tempat yang begitu sepi dan jauh dari perumahan. Dia menangis seorang diri dan tidak ada seorang pun yang menolongnya.

Pernahkah kita menangis seorang diri ketika sedang menghadapi tekanan yang begitu berat? Pernahkah kita merasakan bahwa tekanan itu telah membuat hati kita begitu hancur? Dan pernahkah kita berada di posisi tersulit di mana tak seorang pun mampu membantu kita?

Di saat itulah kita akan berdoa, menangis dan berseru kepada Tuhan. Kita merasa sangat hancur dan tidak berdaya. Kita datang kepada Tuhan dan tersungkur di bawah kaki-Nya. Mungkin hati kita sedang penuh luka, perekonomian yang sangat kurang dan usaha/karir yang memburuk.

Tuhan adalah tempat yang tepat untuk kita berserah dan berlari mencari pertolongan. Kembalilah kepada Bapa sebab Dia selalu membuka tangan-Nya untuk kita. Tuhan katakan kepada saya pagi ini untuk menjawab tekanan hidup yang saya hadapi, “Percayalah kepada-Ku dan ujilah Aku. Apakah Aku tidak akan memberkati engkau secara berkelimpahan? Jangan khawatirkan akan hidupmu sebab Aku telah menanggungnya.”

Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.

Ulangan 31:6

Bagikan Artikel Ini :

Tags: ,

You might also likeclose