Dilepaskan dari Dosa

Dilepaskan dari Dosa

Dilepaskan dari Dosa

Seekor keledaiĀ  yang akan dipakai Yesus untuk memasuki Yerusalem mungkin dapat menggambarkan tentang kehidupan kita saat ini. Keledai mempunyai kesempatan yang luar biasa, di mana keledai itu akan ditunggangi oleh Raja segala raja. Keledai pada zaman Alkitab merupakan hewan yang istimewa, yang dipelihara oleh raja-raja. Oleh sebab itu Yesus menunggangi keledai memasuki Yerusalem. Bukan karena kesederhanaan, akan tetapi karena keledai merupakan kendaraan untuk para raja. Demikian juga kita, hidup kita diibaratkan seperti keledai yang mempunyai kesempatan istimewa untuk melayani Yesus.

Namun ada hal yang harus dilakukan terlebih dahulu sebelum keledai itu dapat ditunggangi Yesus. Keledai itu harus dilepaskan dari tambatannya. Tanpa dilepaskan keledai itu tak akan dapat melaksanakan tugas mulianya. Kita pun demikian. Kita harus dilepaskan dahulu dari segala hal yang mengikat kita. Kita harus melepaskan diri dari tambatan yang menghalangi seperti ego juga kebiasaan buruk yang mengakibatkan kita berdosa di hadapan Allah. Maukah kita mengambil kesempatan untuk dipakai bagi kemuliaan-Nya? Maukah kita dilepaskan dari dosa?

Mereka pun pergi, dan menemukan seekor keledai muda tertambat di depan pintu di luar, di pinggir jalan, lalu melepaskannya.

Markus 11:4

Tags: , , ,

You might also likeclose