Archive | Motivasi Kristiani RSS feed for this section

Tetaplah Menjadi Garam

Ada pepatah yang mengatakan, “Lima menit dengan siapa kita bergaul akan menentukan bagaimana masa depan kita kelak.” Pepatah di atas menyatakan bahwa masa depan kita hasil dari pergaulan kita sebelumnya. Mari kita perhatikan dengan siapa kita bergaul, bukan berarti kita tidak bisa bergaul dengan mereka yang kurang baik, Tuhan mengajarkan kita untuk mengasihi semua orang […]

Leave a comment Continue Reading →

Satu Menderita, Semua Menderita

Pernahkah kita merasakan waktu jari kita terluka, tapi sepertinya seluruh badan kita juga ikut merasakan sakit? Dan bila jari kita terluka maka aktivitas kita menjadi sedikit terhambat? Ya, begitu juga dengan penderitaan satu orang Kristen, seharusnya kita semua juga ikut menanggung dan merasakannya. Mungkin tidak selalu dengan bantuan finansial, tapi doa dan dukungan. Itulah yang […]

Leave a comment Continue Reading →

Umat yang Dipilih

Kita dipilih dari segala bangsa, kita dipilih jadi umat-Nya. Lagu pujian tentang kita sebagai umat Tuhan yang dipilih mungkin sering kita dengar. Dan dengan yakin pula mempercayai bahwa kita telah dipilih untuk diselamatkan. Benarkah? Kita memang umat yang dipilih-Nya. Tapi bukan hanya menjadi selamat dan memperoleh hidup kekal dengan cuma-cuma. Ada harga yang harus dibayar […]

Leave a comment Continue Reading →

Mengenal Tuhan Melalui Firman-Nya

Tuhan menghendaki agar kita mengenal Dia secara pribadi. Mengenal berbeda dengan mengetahui. Mengenal berarti ada suatu hubungan yang akrab. Untuk bisa menjadi semakin akrab dengan Tuhan maka kita perlu membaca Firman-Nya dan bersekutu dengan-Nya.  Apabila kita menerapkan Firman itu dalam kehidupan kita, kita akan mengalami kasih Tuhan. Pengalaman inilah yang akan membuat kita semakin dekat […]

Leave a comment Continue Reading →

Perjalanan yang Melelahkan

Siapa di sini yang suka naik sepeda? Naik sepeda itu terkadang penuh tantangan, terutama ketika melewati jalan yang menurun atau tanjakan. Hidup kita diibaratkan seperti sedang menaiki sepeda. Kadang turun, kadang naik. Kadang melewati lembah, kadang menanjak. Jika hari ini kita merasa hidup kita makin hari makin melelahkan itu menandakan bahwa kita sedang melewati sebuah […]

Leave a comment Continue Reading →

Meniru Allah

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, adalah sebuah pepatah yang sering kita dengar yang berarti seorang anak tidak jauh dari orang tuanya, baik dari segi karakter, kebiasaan ataupun cara hidup. Bagi kita yang mengaku sebagai anak Allah apakah memang mempunyai karakter, kebiasaan dan cara hidup yang tidak jauh dari Allah? Secara harfiah penurut Allah berarti […]

Leave a comment Continue Reading →

Pemikiran yang Baik

Pernahkah kita mendengar istilah “Apa yang kita pikirkan hari ini akan mempengaruhi masa depan kita kelak?” Lalu pemikiran yang bagaimana yang akan berdampak baik bagi hidup kita? Yaitu pikiran yang di dasari oleh Firman Tuhan, di mana pikiran itu akan melahirkan tindakan yang positif sehingga membuahkan hasil yang baik bagi hidup kita. Kemanakah pikiranmu membawamu hari […]

Leave a comment Continue Reading →

Seperti Kereta

Hidup ini seperti kereta dan di setiap stasiunnya akan menurunkan banyak orang hingga tiba ditujaun akhir. Dalam hidup kita, akan banyak orang-orang yang akan kita temui, ada yang mencintai kita, ada yang menyakiti kita, ada yang menopang kita, ada yang menghancurkan kita, ada yang menolong, ada pula yang menjatuhkan. Perhatikan kereta kita, apakah kereta kita […]

Leave a comment Continue Reading →

Botol yang Kosong

Manakah yang lebih mudah terbawa angin, botol kosong atau botol berisi air? Tentunya botol yang kosong karena memiliki bobot yang lebih berat. Manusia pun ada 2 macam, yang hidup seperti botol kosong dan yang hidup seperti botol berisi air. Orang yang kosong imannya akan mudah terombang-ambing oleh siapapun dan apapun. Iman yang kosong tentunya perlu diisi. Isi […]

Leave a comment Continue Reading →

Bapa, Jangan Tinggalkan Aku

Saat kita disakiti, saat orang-orang memandang rendah diri kita, saat mereka menertawakan kelemahan kita, kemanakah kita berlari mencari perlindungan? Mungkin kita mencoba untuk kembali ke rumah namun keluarga telah membuang kita. Kita dianggap sebagai anak yang tidak lagi mereka butuhkan, kemanakah kita berseru mencari pertolongan? Kita mulai mendatangi sahabat baik, namun pada kenyataannya mereka tak […]

Leave a comment Continue Reading →
You might also likeclose