Bijak Bermedia Sosial

Media Sosial

Media Sosial

Saat ini internet sudah menjadi seperti makanan sehari-hari bagi kita. Apa pun yang ingin kita ketahui dengan cepat, lengkap, dan akurat bisa kita dapat dari sana. Begitu juga dengan media sosial, sudah menjadi wadah untuk menyalurkan isi hati, opini, aspirasi, bahkan berbagi hal-hal penting setiap harinya. Bisa dikatakan bahwa setiap orang setidaknya memiliki satu media sosial, namun bisa menghabiskan waktu berjam-jam perhari untuk mengaksesnya. Akun media sosial bahkan sudah menjadi seperti cermin kehidupan orang yang menggunakannya. Namun tentu saja tidak semua yang ada di dalamnya sama seperti di dunia nyata, tidak semua benar, dan tidak semua berguna.

Media sosial dapat menjadi sesuatu yang sangat penting dan berguna, namun juga dapat membawa dampak buruk dan menghancurkan. Karena itu hikmat dalam menggunakan media sosial sangat diperlukan. Sebab tanpa kebijaksanaan, kita dapat menyalahgunakan segala asset dan kesempatan yang kita miliki. Paulus dalam 1 Korintus 6:12 mengatakan seperti ini, “Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apa pun.” Media sosial seharusnya menjadi media untuk berkarya dan berkreasi, serta menjadi batu loncatan bukan menjadi batu sandungan untuk hidup kita.

Tuhan senang akan perkembangan dan kemajuan hasil karya manusia selama itu tidak memperhamba kita dan tidak menduakan Tuhan. Itu berarti kita memakai talenta dan kesempatan yang kita miliki untuk semakin meningkatkan kualitas diri, membantu orang lain, dan memuliakan Tuhan. Namun kita tetap perlu berdoa secara pribadi kepada Tuhan meskipun sudah posting doa di media sosial. Kita perlu kroscek kebenaran sebuah berita terlebih dahulu sebelum membagikannya meskipun niat kita tulus ingin berbagi. Kita perlu menjaga kata dan sikap dalam berkomentar di media sosial meskipun kita tidak mengenal dan bertatapan langsung dengan lawan bicara kita. Berhikmat dalam menggunakan media sosial akan membantu kita belajar untuk mengutamakan Tuhan dan kebenaran-Nya dalam segala hal.

Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apa pun.

1 Korintus 6:12

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , , ,

You might also likeclose