Berhentilah Mengeluh

Berhentilah Mengeluh

Berhentilah Mengeluh

Di tengah kesulitan dan penderitaan yang kita alami, seringkali muncul sikap mengeluh, mengasihani diri, dan menyalahkan keadaan atas apa yang terjadi. Mungkin kita merasa beban yang harus kita pikul terlalu berat, lebih berat dari kekuatan yang kita miliki. Atau keadaan saat doa dan usaha kita belum juga dijawab oleh Allah. Atau saat kita tidak berdaya menerima kenyataan yang menyakitkan. Sikap mengeluh ini adalah sikap yang negatif dan merusak, tidak hanya untuk diri kita sendiri tetapi juga untuk sekitar kita. Dan sikap ini hanya akan membuat kita merasa semakin menderita.

Hidup yang penuh dengan keluh kesah tidak akan mendatangkan hal positif. Mengeluh tidak akan merubah keadaan menjadi lebih baik, justru akan menambah buruk keadaan. Bahkan tidak jarang kita melewatkan kesempatan berharga dan hal baik yang datang karena pandangan kita ditutupi oleh hal-hal negatif. Allah memberi kita banyak kesempatan dalam setiap proses yang kita lewati. Ia memberi hikmat dan talenta untuk dipakai dan dikembangkan.

Allah hadir dalam setiap pergumulan yang kita hadapi dan kita tidak dibiarkan melewatinya sendiri. Yang Ia inginkan adalah kita tetap setia menjalani semua rancangan-Nya dan percaya akan janji-janji-Nya. Bukan rancangan kecelakaan yang Ia sediakan, melainkan rancangan masa depan yang penuh kesejahteraan. Allah telah berjanji dan Ia akan menepati janji-Nya. Berhenti mengeluh, tidak perlu mengasihani diri sendiri, apalagi menyalahkan Tuhan. Biarlah kualitas hidup kita semakin ditinggikan melalui semua yang kita lewati dengan rasa syukur bukan dengan keluhan.

Dan orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.

Yesaya 35:10

Tags: , , ,

You might also likeclose