Berhenti Membandingkan dengan Orang Lain

Iri Hati

Iri Hati

Tidak jarang kita tergoda untuk membandingkan hidup kita dengan orang lain. Terlebih saat kita melihat bahwa kehidupan mereka “lebih” dibandingkan kita, lebih sukses, kaya, pintar, populer, cantik atau ganteng. Namun kita harus menyadari bahwa Tuhan menciptakan kita dengan keunikan masing-masing. Kita memiliki karakter masing-masing dan perlu mengelola agar keunikan dan kelebihan kita jadi lebih menonjol dibandingkan kekurangan kita. Tuhan memberi kita kesempatan untuk mengembangkan talenta masing-masing untuk menjadi kekuatan, bukan untuk membanding-bandingkannya dengan orang lain.

Terlalu sering membandingkan hidup kita dengan orang lain dapat membuat kita merasa cemburuan, tidak percaya diri, gangguan emosional bahkan depresi. Perasaan tidak pernah puas hanya akan membuat kita lupa untuk bersyukur, menjauh dari rasa bahagia dan membuat hidup kita semakin terpuruk. Membandingkan diri sendiri dengan orang lain sebenarnya adalah hal yang wajar, agar kita bisa mengukur pencapaian dan termotivasi menaikkan target. Namun jangan sampai kita hanya fokus memperhatikan kekurangan dan melupakan kelebihan yang kita miliki.

Kita harus belajar menerima kelemahan dan harus lebih fokus dalam mengembangkan kelebihan yang kita miliki. Jika kita merasa kurang dan tidak terlalu hebat di dalam satu bidang, daripada merasa iri dengan orang lain, cobalah menemukan bakat dan kelebihan dalam bidang yang lain, yang pasti kita miliki. Gantilah pikiran negatif menjadi pikiran positif. Jangan biarkan orang lain mengendalikan kebahagiaan kita. Berhenti membandingkan diri kita dengan orang lain. Daripada membanding-bandingkan lebih baik perbanyak bersyukur, agar perhatian kita lebih tertuju pada berkat dan kasih Tuhan.

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Roma 8:28

Tags: , , ,

You might also likeclose