Beban yang Berakhir

Seorang atlet angkat besi terlihat sedang berlatih mengangkat beban. Kedua tangannya mencoba untuk menopang. Belum sampai terangkat penuh, atlet itu terlihat kelelahan, tangannya gemetar. Dengan sigap para pelatih segera menghampiri untuk melepaskan bebannya.

Tidak ada satu pun atlet yang diabaikan oleh para pelatihnya. Tidak ada pula atlet yang terluka dalam setiap latihan yang mereka jalani. Kemampuan masing-masing atlet tidaklah sama dan beban yang diberikan pastilah ada batasnya.

Begitu juga perlakuan Tuhan dalam hidup kita. Tuhan izinkan beban itu untuk kita pikul. Tuhan bukan bermaksud menghukum kita, namun sedang melatih kesabaran juga iman kita. Beban yang kita pikul pun ada batasnya. Tuhan tidak akan memberikan beban melebihi kekuatan kita. Tuhan juga tidak ingin kehidupan kita menjadi hancur.

Akan ada waktunya di mana Tuhan akan melepaskan beban-beban itu dari hidup kita. Ketika Tuhan merasa bahwa kita telah cukup mengambil pelajaran dalam setiap persoalan yang kita hadapi, pada saat itulah Tuhan akan memberi kebebasan.

“Pada waktu itu beban yang ditimpakan mereka atas bahumu akan terbuang, dan kuk yang diletakkan mereka atas tengkukmu akan lenyap.”

Yesaya 10:27a

Bagikan Artikel:

Tags: , ,


youtube

youtube

youtube

Motivasi Terkini
youtube
Jesus
You might also likeclose