Ada Berkat, Ada Mujizat

Ada Berkat

Ada Berkat

Seorang pengembara saat itu sedang kehabisan persediaan air minumnya. Dia melihat ada sebuah kedai kecil, untuk bisa mendapatkan air ia harus membayarnya dengan seluruh bekal makanan yang ia miliki. Pengembara itu sangat bimbang, bagaimana ia bisa membiarkan perutnya lapar hanya demi beberapa teguh air minum, sementara dirinya saat itu sedang kehausan.

“Haruskan saya memberikan seluruh perbekalan?”

“Tentu saja. Jika kau mau berbagi, maka saya akan berbagi.”

Akhirnya pengembara itu memberikan seluruh perbekalannya. Ia tidak hanya mendapatkan beberapa teguk, namun semua tempat airnya terpenuhi, selain itu ia mendapatkan perbekalan makanan yang jauh lebih banyak dan enak.

Untuk bisa menjadi berkat bagi orang lain, terkadang kita harus berkorban. Dan saat berkorban itulah sesungguhnya kita sedang membuka tingkap-tingkap berkat sorga. Selalu ada mujizat bagi orang yang memiliki hati penuh kasih, baik kasih terhadap Tuhan juga sesama.

Jangan sekali-kali mengabaikan perintah Tuhan yang tertulis dalam firman-Nya. Saat Tuhan memerintahkan kita untuk bermurah hati, maka lakukanlah itu dengan sukacita. Orang yang menahan berkat bagi sesamanya, maka tidak akan akan terjadi mujizat dalam hidupnya.

Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

Lukas 6:38

Bagikan Artikel Ini :

Tags: , ,

You might also likeclose